ZEDDO.ID – Penis memang tidak mempunyai tulang keras seperti pada anggota tubuh lainnya, seperti kaki atau tangan, tetapi organ yang dipunyai pria ini dapat juga alami luka. Situasi ini dapat berlangsung waktu jatuh, kecelakaan di jalan, bersepeda, atau waktu berhubungan seks yang intens. Luka di penis dapat mengakibatkan rasa ngilu yang besar serta masalah lain seperti pengurangan peranan ereksi.

Luka di penis sendiri ada beberapa macam. Pada umumnya ada 4 tipe luka yang dapat dirasakan pria. Masing-masing luka ini punya tingkat kerusakan tertentu serta efek yang bermacam. Berikut beberapa macam luka di penis serta langkah menghindarinya.

Luka di penis yang dirasakan pria terbagi dalam 4 tipe berikut ini. Baca baik supaya tahu apa pemicunya.

1. Luka di jaringan lunak
Luka jaringan lunak ini biasanya makin enteng dibanding dengan luka tipe yang lain. Corpora cavernosa tidak terserang hingga pengobatannya akan cepat. Operasi jarang-jarang dilaksanakan jika luka tidak dalam atau sampai ada banyak sisi dari penis yang tercabik.

Luka jaringan lunak dapat berlangsung waktu sex saat wanita memberi sex oral. Penis yang terserang gigit atau tergigit dapat alami luka. Seterusnya gigitan bintang, terserang api, serta infeksi lain mengakibatkan luka dengan derajat kronis yang berlainan.

2. Patah di penis
Penis dapat alami kronis walau tidak berbentuk seperti tulang. Patahnya penis umumnya berlangsung waktu pria sedang ereksi. Karena pergerakan spesifik waktu sex atau hal yang lain, penis tertekuk serta alami patah di beberapa jaringan. Yang tersering ialah sisi corpora cavernosa yang waktu ereksi jadi mengeras serta disanggupi darah.

Patah penis dapat juga berasal dari masturbasi yang begitu kuat hingga penis tertekuk beberapa atau semuanya. Luka tipe ini dapat mengakibatkan penis jadi cukup bengkok serta rasa sakitnya lumayan besar. Perlakuan operasi harus dilaksanakan supaya tidak ada kerusakan yang tetap.

Di situasi spesifik penis dapat alami luka berbentuk amputasi atau pemangkasan baik beberapa atau semuanya. Amputasi dapat berlangsung sebab tidak menyengaja, menyengaja, atau terserang perlakuan kekerasan. Penis yang terpotong akan alami perdarahan yang lumayan hebat hingga peluang berlangsung permasalahan fatal akan besar.

3. Amputasi penis
Pria yang alami amputasi ini harus selekasnya lakukan operasi. Penis masih dapat dihubungkan lagi secara baik. Jika sampai terlambat, ada peluang kekuatan penis untuk ereksi serta merasai rangsangan akan turun.

4. Cedera yang Tembus Penis
Cedera tembus di penis dapat berlangsung karena tambahan atau tertembus jarum. 2 buah corpora cavernosa akan tertembus hingga kerusakan bisa menjadi besar. Cedera tembus ini dapat akibatkan perdarahan luar biasa serta peranan penis akan turun sebab waktu tertembus banyak sisi yang remuk.

Luka tipe ini bisa didapat waktu Anda alami kecelakaan atau semacamnya. Jika penis sampai alami luka ini peluang alami remuk serta susah sembuh akan besar. Maka dari itu perlakuan yang pas harus selekasnya dilaksanakan sebelumnya telat.

5. Luka di testis
Penis bukan hanya terkait dengan sisi tangkai yang memanjang saja. Lebih dari itu, penis termasuk juga testis yang penting untuk badan. Seorang yang alami luka di testis bisa alami ngilu yang intensif sampai keluar perdarahan waktu orgasme.

Luka di testis dapat berlangsung sebab ada bentrokan atau desakan yang luar biasa di testis. Disamping itu permasalahan lain seperti torsio dapat juga ada serta mengakibatkan rasakan sakit sampai bengkak.