ZEDDO.ID – Minuman alkohol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari darah kental hingga menyebabkan tekanan darah meningkat, selain itu mengkonsumsi alkohol juga berdampak pada kesehatan reproduksi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Sheffield, Inggris, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan sesksual dan kesehatan organ reproduksi pada pria.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh BMJ Opens pada lebih dari 1.200 pria Denmark dengan rentang usia 18-28 tahun, mereka diwawancarai mengenai kebiasaan yang mereka lakukan dalam mengonsumsi alkohol dan sampel sperma dan darah mereka pun diuji.

Dan hasilnya ditemukan bahwa gaya hidup sering mengonsumsi alkohol tersebut memiliki kaitan yang erat dengan perubahan kesehatan reproduksi. Salah satunya menurunnya kadar hormon SHGB (Sex Hormone Binding Globulin) dalam tubuh. Semakin tinggi tingkat konsumsi alkohol akan berdampak pada rendahnya kualitas sperma yang dihasilkan, khususnya pada bagian jumlah sperma, juga ukuran dan bentuknya.

Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa anda harus mengurangi atau menjauhi konsumsi alkohol, yaitu :

1. Alkohol dapat menurunkan kadar hormon testosteron
Sejumlah riset yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa alkohol mampu mengurangi kadar hormon testosteron pada pria. Dan ini tentu mengganggu kesehatan reproduksi pria, karena dapat mengakibatkan penurunan libido serta menurunkan kualitas dan kuantitas sperma yang akan dihasilkan.

2. Alkohol bisa mempengaruhi pergerakan sperma
Alkohol tak hanya berdampak pada penurunan hormon seksual saja, karena faktanya pun, alkohol juga berdampak pada kesehatan reproduksi lainnya seperti menghambat fungsi pada testis, yang menyebabkan kurang optimalnya perkembangan sel sperma pria. Akibatnya, pergerakan sperma pun tidak lancar menuju sel telur.

3. Alkohol dapat mengakibatkan disfungsi ereksi bahkan impotensi
Pengaruh dari alkohol yang lainnya ialah dapat menekan sistem saraf pusat, hal ini dapat membuat terganggunya kesehatan reproduksi dan akan membuat sulit untuk ereksi ataupun mempertahankan ereksi tersebut.