ZEDDO.ID – Apa sih maksud dari lemah syahwat? Kok seringkali terdengar di telinga dan banyak dari kita mungkin agak bingung karena banyaknya istilah-istilah lainnya. Memang permasalahan pada area segitiga emas pria (organ reproduksi pria) ada banyak sekali, selain diantaranya ejakulasi dini, ejakulasi tertunda, ejakulasi retrogad, gairah seksual yang rendah, ada juga yang namanya lemah syahwat yang menjadi gangguan tersendiri bagi para pria dalam memuaskan pasangan mereka di ranjang. Penasaran mengenai lemah syahwat ini, mari kita bahas dibawah ini.

Apa Itu Lemah Syahwat ?

Lemah syahwat adalah sebutan bagi pria yang memiliki gangguan seksual dimana ia tidak dapat berereksi atau mempertahankan posisi ereksi. Hal ini umumnya dialami pada pria seiring dengan bertambahnya usia. Seorang pria dengan usia lanjut atau sekiranya 60 tahun keatas lebih berisiko mengalami masalah lemah syahwat ini. Akan tetapi, bukan berarti pria dengan usia produktif bebas dari masalah lemah syahwat ini.

Gangguan lemah syahwat ini merupakan kasus yang cukup umum terjadi, sekiranya ada lebih dari dua juta kasus lemah syahwat per tahunnya di Indonesia. Jika masalah gangguan lemah syahwat ini sudah cukup parah, bisa menjadi masalah serius yang menahun ataupun seumur hidup.

Penyebab Lemah Syahwat

Terdapat beberapa hal yang bisa menjadi penyebab lemah syahwat terjadi para pria, diantaranya ialah :

Efek Konsumsi Obat
Salah satu penyebab lemah syahwat bisa berasal dari beberapa obat-obatan, karena ada obat yang dapat memengaruhi peredaran darah yang dapat memungkinkan terjadinya lemah syahwat pada seseorang. Beberapa contoh obat-obatan tersebut seperti obat anti-hipertensi, obat penenang, obat sakit jantung, stimulan, hingga obat untuk kemoterapi kanker. Karena itulah konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter dan selalu kontrol secara berkala.

Adanya Gangguan Endokrin
Pada tubuh terdapat sistem endokrin yang fungsinya menghasilkan suatu hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh, reproduksi, fungsi seksual serta suasana hati (mood). Maka dari itu terjadinya gangguan pada sistem endokrin ini sangat berpengaruh dan mampu menyebabkan risiko terjadinya lemah syahwat. Diketahui juga bahwa seorang pria yang memiliki masalah diabetes jauh lebih berisiko mengalami lemah syahwat ini, hal ini disebabkan oleh gangguan sistem saraf pada penderita diabetes, apalagi jika kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik.

Adanya Gangguan Pada Kesehatan Organ Jantung
Masalah lemah syahwat juga bisa disebabkan oleh adanya gangguan pada organ jantung, hal ini dikarenakan gangguan pada organ jantung dapat membuat tidak maksimalnya fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh yang mengakibatkan kurangnya aliran darah ke organ reproduksi pria, sehingga sulit untuk mencapai ereksi tersebut. Beberapa orang dengan masalah kolesterol tinggi, aterosklerosis, dan hipertensi merupakan orang-orang yang berisiko mengalami lemah syahwat.

Gaya Hidup
Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab lemah syahwat yang paling umum, hingga kini banyak pria di Indonesia yang menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Contohnya seperti kebiasaan merokok yang sangat mudah dijumpai bahkan pada usia produktif sekalipun, terlebih lagi konsumsi alkohol yang memperburuk kesehatan. Padahal, keduanya dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah dan mampu meningkatkan risiko terjadinya hipertensi, apalagi jika pembuluh darah terganggu kesehatannya dapat memicu terjadinya kurangnya aliran darah ke organ reproduksi pria.

Baca Juga : Cara Memuaskan Istri Tercinta Saat Berhubungan Intim

Gangguan Psikologi
Selain faktor secara fisik, masalah lemah syahwat ini juga bisa diakibatkan karena gangguan psikologi yang umumnya terjadi pada pria muda. Mungkin mereka dapat mengalami ereksi disaat sedang masturbasi ataupun pada pagi hari, hanya saja disaat berhubungan seksual hal itu tidak terjadi. Kemungkinan hal ini terjadi dikarenakan gangguan emosional seperti rasa tidak percaya diri, bersalah, stres, takut, cemas, depresi, dan kelelahan yang dialaminya.

Cara Mengatasi Lemah Syahwat

Umumnya dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebab terjadinya lemah syahwat pada seseorang. Ada jenis obat-obatan yang umumnya digunakan untuk membantu memperlebar pembuluh darah dan membantu memaksimalkan ereksi pria, contohnya seperti obat yang memiliki kandungan sildenafil atau tadalafil. Namun untuk pemakaiannya harus mengikuti saran dan anjuran dokter agar tidak mengalami efek samping yang parah. Selain itu ada juga cara mengobati lemah syahwat lainnya tanpa obat, yaitu :

Istirahat yang Cukup
Riset pada tahun 2011 di Inggris menyebutkan bahwa ada hubungan antara kadar testosteron yang rendah dengan masalah lemah syahwat. Maka dari itu waktu tidur yang cukup sangat berpengaruh untuk menghasilkan hormon yang baik.

Berhenti Merokok
Sangat memungkinkan bahwa masalah lemah syahwat disebabkan oleh terjadinya penyempitan pembuluh darah pada organ vital yang harusnya membawa darah yang cukup agar terjadinya ereksi. Dan kebiasaan buruk pria yang paling umum ialah merokok, padahal kandungan pada batang rokok mampu menyebabkan terjadinya sumbatan atau penyempitan pembuluh darah di tubuh. Maka dari itu berhenti merokok merupakan salah satu cara mengatasi lemah syahwat tersebut.

Terapi Herbal
Disamping konsumsi obat, banyak juga terapi menggunakan bahan-bahan ramuan herbal yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah lemah syahwat. Diantaranya ialah ginseng merah dan jus delima. Ginseng merah telah diyakini sejak lama karena khasiatnya yang dapat memperbaiki peredaran darah, meningkatkan stamina fisik, dan membantu mengatasi masalah vitalitas dan seksualitas pria dewasa. Sedangkan jus delima memiliki antioksidan yang kuat yang dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah akibat plak di dinding pembuluh darah.

Konsumsi L-Arginine
Cara mengobati lemah syahwat yang lainnya ialah dengan mengkonsumsi L-Arginine, yaitu asam amino yang secara alami ada didalam tubuh. L-Arginine ini dapat membantu tubuh dalam memproduksi NO (Nitric Oxide) yang dapat melemaskan dan memelihara pembuluh darah sehingga membantu ereksi secara maksimal.

L-Arginine juga bisa ditemukan pada berbagai sumber makanan yang mengandung protein, yaitu pada daging merah dan ayam, ikan, gandum utuh, kedelai, serta kacang-kacangan.