sperma kental dan sperma cair

ZEDDO.ID – Perbincangan mengenai cairan sperma yang dihasilkan kadang masih menjadi hal yang cukup tabu dan sering dipertanyakan. Terutama disaat cairan sperma kental layaknya jelly, apa ini artinya ada masalah atau gangguan? Ataukah ini artinya ada masalah pada kesuburan pria? Nah, mari disimak baik-baik artikel ini.

Sperma kental tanda pria tidak subur?

Terkadang pria sering merasa sedikit cemas terhadap ejakulasi yang mereka alami, salah satunya seperti sperma kental yang menggumpal, ataupun sperma cair yang dialami. Disini perlu dipahami bahwa cairan sperma memang memiliki karakter yang berbeda-beda pada setiap individu.

Cairan sperma saat pria berejakulasi atau lebih tepatnya semen (cairan yang membawa sel sperma) memiliki ragam yang berbeda pada tiap individu. Mulai dari tekstur, ketebalan, aroma, hingga rasanya. Ada pria yang memiliki tekstur sperma kental, ada juga yang sperma cair. Dan disini akan dijelaskan sedikit bagaimana sih tanda dari cairan sperma atau semen yang sehat itu, yaitu diantaranya :

  • Memiliki tekstur cukup kental dan bisa mencair dalam waktu kurang lebih 30 menit.
  • Berwarna putih keabu-abuan.
  • Beraroma semacam klorin.

Tekstur cairan semen yang dikeluarkan pria usai berejakulasi dapat berubah karena dipengaruhi suhu, cairan semen yang terpapar udara dapat mendingin dan menjadi lebih cair dalam kurun waktu beberapa menit. Dan cairan semen pria memiliki kandungan protein yang berguna untuk membantu sel sperma melekat pada vagina wanita, mencegah semen mencair dengan cepat, dan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Baca Juga : Ini Hal yang Bisa Akibatkan Disfungsi Ereksi Pria Dewasa

Dengan meningkatnya usia seseorang pria akan memicu penurunan produktivitas sehingga cairan semen yang dikeluarkan saat berejakulasi juga akan menurun. Dari pernyataan diatas tersebut, maka diketahui bahwa sperma kental itu bukan masalah yang perlu para pria khawatirkan dan normal-normal saja.

Penyebab sperma kental dan menggumpal

Memang pada saat tertentu mungkin tekstur semen berubah, kadang sperma kental dan kadang sperma cair, bahkan saat kental bisa menggumpal layaknya jelly. Namun sebenarnya ada beberapa hal yang bisa memengaruhi tekstur dari sperma pria lho, yaitu :

Ketidakseimbangan hormon
Perlu diketahui bahwa cairan semen itu mengandung hormon didalamnya, dan ada banyak hormon yang diantaranya yaitu hormon testosteron juga hormon-hormon steroid yang melindungi sel sperma saat bergerak menuju ke vagina wanita. Keseimbangan hormon seseorang dapat dipengaruhi oleh usia dan aktivitas fisik sehari-harinya.

Akibat ketidakseimbangan hormon yang dialami bisa memicu semen dan medium pembawa sel sperma, sehingga terjadinya sperma kental layaknya jelly tersebut. Munculnya ketidakseimbangan hormon ini bisa ditandai dengan adanya penurunan gairah seksual pada pria, ereksi yang sulit dipertahankan, mudah lelah secara fisik, kerontokan rambut kepala, dan penurunan berat badan.

Mengalami dehidrasi
Cairan semen memiliki kandungan air didalamnya, jadi disaat seseorang kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, hal ini akan memengaruhi cairan semen yang dimilikinya. Karena dehidrasi tersebut bisa saja saat berejakulasi akan keluar sperma kental, dan menggumpal. Agar cairan sperma tetap dalam kondisi prima, perlu untuk minum dan penuhi kebutuhan cairan harian yaitu dua liter atau delapan gelas per harinya.

Adanya infeksi yang terjadi
Pada beberapa kasus yang terjadi, sperma kental juga bisa terjadi dikarenakan adanya infeksi. Dan jika infeksi terjadi pada area genital maka tubuh akan meningkatkan produksi sel darah putih untuk segera membasminya. Ini bisa mengganggu produktivitas cairan semen dan menurunkan konsentrasi sperma hingga bentuk sperma pria.

Berdasarkan sebuah studi pada Journal Of Assisted Reproduction And Genetics, diketahui bahwa infeksi dapat menyebabkan cairan sperma kental dan tekstur semen layaknya jel dan ini berdampak pada kualitas sperma yang dihasilkan itu sendiri. Jika memang mengalami infeksi seperti ini, segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.