cara menghitung masa subur dengan kalender

ZEDDO.ID – Mengetahui cara menghitung masa subur dengan kalender penting bagi seorang perempuan, mengetahui masa subur mendukung untuk anda yang sedang menjalankan program kehamilan. Disamping itu, mengetahui masa subur perempuan juga bisa menjadi sebuah program KB yang alami dan mengurangi peluang kehamilan tanpa mengurangi kepuasan dalam berhubungan seksual.

Dan anda tidak perlu menggunakan aplikasi atau hal lainnya dalam menghitung masa subur, sebab ada cara menghitung masa subur dengan kalender, sangat praktis dan tidak ribet. Berikut ini beberapa langkah-langkahnya.

Apa itu Masa Subur Perempuan ?

Masa subur perempuan merupakan kondisi dimana perempuan sedang subur dan sangat siap untuk dibuahi. Setiap wanita memiliki siklus haid yang umumnya terjadi sekitar satu bulan sekali. Dan diantaranya ada sebagian hari dimana potensi terjadinya kehamilan sangatlah tinggi, yaitu pada siklus ovulasi.

Ovulasi itu sendiri terjadi maksimalnya hanya sekitar 48 jam untuk satu sel telur. Dan ovarium wanita bisa memproduksi hingga 15 sampai 20 sel telur dalam sekali siklus. Total masa ovulasi wanita bisa mencapai 6 hari atau bahkan lebih karena waktu pematangan tiap-tiap sel yang berbeda-beda. Cukup banyak yang mengungkapkan bahwa masa subur perempuan terjadi pada hari ke-14 usai haid terakhir, hal ini belum tentu karena bergantung pada masa subur perempuan yang dapat berbeda-beda siklusnya, terutama bagi yang memiliki siklus haid tidak teratur.

Nah, untuk mengetahui hasil perhitungan tanggal yang akurat, anda harus mengetahui siklus haid anda dengan teratur selama 8 bulan terakhir. Umumnya siklus haid yang normal berada dalam 21 hingga 35 hari. Contohnya pada bulan agustus anda menyelesaikan haid pada tanggal 15 dan siklus bulan depan mulai pada tanggal 6 hingga 19 september. Jadi selama rentang waktunya berada diantara 21 hingga 35 hari, siklus haid anda dikategorikan teratur.

Selanjutnya ketahui siklus haid terpendek dan siklus haid terpanjang. Siklus haid terpendek ialah yang mendekati 21 hari, sementara siklus haid terpanjang yang mendekati 35 hari.

Rumus Menghitung Masa Subur Perempuan

Jika anda sudah bisa mengetahui kedua siklus haid yang anda miliki, anda bisa menghitung masa subur dengan rumus berikut ini.

  • Siklus Haid Terpendek – 18 hari = awal masa subur perempuan.
  • Siklus Haid Terpanjang – 11 hari = akhir masa subur perempuan.

Contoh kasusnya, seseorang memiliki siklus haid terpendek yaitu selama 28 hari, dan siklus haid terpanjangnya selama 31 hari, maka cara menghitungnya ialah :

Awal masa subur perempuan = (28 – 18) hari, yaitu sekitar 10 hari usai haid terakhir.
Akhir masa subur perempuan = (31 – 11) hari, yaitu sekitar 20 hari usai haid terakhir.

Maka diketahui bahwa masa subur perempuan tersebut ialah pada hari ke-10 hingga hari ke-20 usai haidnya berakhir. Dan pada hari-hari tersebutlah peluang terjadinya kehamilan sangatlah tinggi daripada hari-hari lainnya. Itulah cara menghitung masa subur dengan kalender dengan mudah yang dapat membantu mengetahui masa subur perempuan.