cek masa subur perempuan

ZEDDO.ID – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk cek masa subur perempuan, salah satunya ialah dengan mengukur suhu basal tubuhnya. Mengukur suhu basal tubuh perempuan dan mencatat perubahan suhu menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengetahui apakah sedang memasuki masa subur atau tidaknya.

Lalu Apa Itu Suhu Basal Tubuh ??

Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh seseorang di pagi hari sebelum bangun dari tempat tidur dan beraktivitas, umumnya perubahan suhu basal tubuh dapat terjadi pada saat 12 hingga 24 ham usai ovulasi atau masa subur berlangsung. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa suhu basal tubuh berkaitan dengan masalah kapan terjadinya ovulasi. Para dokter ahli kandungan sering menyarankan pasiennya untuk mengukur suhu basal tubuh ini disaat sedang atau ingin menjalankan program kehamilan.

Hal ini bertujuan supaya bisa diketahui apakah masa ovulasi ini berjalan dengan normal atau tidaknya. Jika sebelumnya suhu basal tubuh ini dicatat dengan teratur, maka dokter dapat mengetahui dan dapat mengatasi masalah ovulasi ini sedini mungkin.

Dan Bagaimana Mengukur Suhu Basal Tubuh Itu ?

Secara umum dan normalnya itu, suhu basal tubuh perempuan saat sedang tidak berovulasi ialah 35-36 celcius. Hal ini tergantung dengan individu tersebut dan suhu di tempat tinggal masing-masing individu. Pada saat pelepasan telur oleh ovarium (indung telur) pada tubuh perempuan, umumnya perempuan akan mengalami peningkatan suhu basal tubuh sekitar 0,5 celcius. Sebab pada saat usai terjadinya ovulasi, yaitu pelepasan telur oleh ovarium yang menjadi masa subur, ovarium ini akan mengeluarkan sebuah hormon yang dikenal sebagai hormon progesteron.

Baca Juga : Mitos Tentang Masa Subur Wanita Setelah Haid

Maka dari itulah pada saat ingin cek masa subur perempuan, mengetahui suhu basal tubuh itu penting. Sebagaimana tadi disebutkan bahwa ovarium akan mengeluarkan hormon progesteron yang dapat memanaskan apapun di tubuh dan menyiapkan lapisan rahim guna terjadinya kehamilan. Dan pada saat inilah suhu basal tubuh perempuan akant terus meningkat sekitar 0,5 celcius hingga tepat sebelum haid dan akhirnya kembali normal. Kemungkinan kehamilan terjadi apabila suhu tubuh akan tetap tinggi hingga melalui masa trimester awal.

Tanda-Tanda Ovulasi Telah Terjadi

Cek masa subur wanita dengan suhu basal tubuh sebenarnya gampang, hanya saja perlu dilakukan secara berkala. Selain suhu basal tubuh, penting juga sebagai perempuan untuk mengetahui tanda tanda ovulasi, lalu apa sih tanda ovulasi telah terjadi?

Suhu tubuh meningkat semakin tinggi dibandingkan suhu tubuh yang sudah dicatat sebelumnya selama enam hari berturut sebelumnya, dan suhu tubuh akan ada pada level ini dan bahkan bisa saja mengalami peningkatan selama tiga hari. Apabila sempat mengalami hal ini maka bisa dibilang masa ovulasi telah terjadi. Untuk umumnya sendiri, perempuan bisa mencapai suhu terendah mereka pada saat ovulasi atau masa subur dan akan meningkat lagi usai berovulasi. Maka dari itu untuk mengecek masa subur dengan teliti, wajib untuk melakukan pencatatan suhu basal tubuh ini.

Adakah yang Dapat Memengaruhi Tingkat Akurasi Pengukuran Ini ?

Tentu ada beberapa hal yang bisa memengaruhi suhu basal tubuh dan akibatnya memengaruhi pengukuran ini, diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Waktu tidur yang tidak cukup.
  • Sedang sakit atau kelelahan.
  • Emosi yang sedang tidak stabil.
  • Merokok maupun konsumsi alkohol.