ZEDDO.ID – Untuk kebanyakan orang, alat reproduksi pria memiliki hubungan erat dengan kata “seks”. Padahal, ada banyak fakta-fakta unik tentang si Mr. P ini yang tak banyak orang ketahui. Penasaran dengan fakta uniknya ? Mari kita bahas tuntas sekarang.

1. Kapankah kali pertama pria mengalami ereksi ?
Menurutmu, kapan pria kali pertama ereksi? Saat mimpi basah pertama? Atau saat waktu kanak-kanak? Nyatanya bayi lelaki yang baru lahir biasanya berlangsung ereksi. Bahkan juga sebelum peristiwa kelahiran, pemindaian ultrasound dapat tunjukkan janin tengah ereksi.

Menurut riset tahun 1991, ereksi pada janin erlangsung seringkali saat tidur serta bisa berlangsung seringkali pada sebuah jam. Tidak didapati faktanya kenapa, tapi itu mungkin cuma metode tubuh dalam menguji fungsinya.

 

2. Ukuran alat reproduksi pria itu lebih panjang dari kelihatannya
Bagi pria, ukuran panjang si alat reproduksi pria dapat mempengaruhi keyakinan diri mereka. Sebetulnya, panjang Mr. P tersebut lebih panjang dari yang kelihatannya lho.

Seputar 1/2 dari keseluruhnya panjangnya ada di dalam tubuh, hingga tidak tampak. Memiliki bentuk memanjang jadi seperti bentuk bumerang.

 

3. Dimensi alat reproduksi pria itu ada korelasinya dengan panjang jari telunjuk
Menurut satu riset yang diedarkan dalam jurnal BJU International, tidak ada korelasi pada ukuran sepatu serta panjang alat reproduksi pria.

Dan menurut riset Iran di International Journal of Impotence Research, dimensi alat reproduksi pria dengan signifikan berkorelasi dengan umur, tinggi, serta panjang jari telunjuk.

 

4. Tegak pada pagi hari
Biasa dimaksud morning wood atau morning glory, umumnya pria alami ereksi 3-5 kali tiap-tiap malam. Ini dimaksud nocturnal penile tumescence. Beberapa teori mengatakan itu berlangsung mungkin untuk menolong menahan mengompol, sebab ereksi menghalangi buang air kecil.

Kandung kemih yang penuh ikut merangsang saraf di lokasi Mr. P hingga alami ereksi. Keterangan yang lain ialah berkaitan dengan mematikan beberapa sel yang membuahkan noradrenaline yang ada di locus coeruleus, yakni ada di batang otak. Beberapa sel ini menghalangi karakter alat reproduksi pria Untuk kurangi kendala, jadi Mr. P juga jadi tegak.

 

5. Ereksi terakhir setelah kematian
Beberapa ilmuwan yakin jika ada pria yang masih tetap alami ereksi sesudah kematian. Ilmuwan menjelaskan jika seringkali berlangsung pada pria yang wafat sebab gantung diri. Laporan lainnya pun lantaran tembakan di kepala, rusaknya pembuluh darah utama, serta keracunan.

 

6. Mr. P dapat patah
Ngilu ya mendengarnya. Nyatanya alat reproduksi pria yang tidak ada tulangnya itu dapat patah. Serta yang seringkali berlangsung saat berhubungan seks dengan kuat atau kasar.

Mr. P yang patah sebetulnya adalah pecahnya susunan fibrosa dari Korpus kavernosum atau batang pada alat reproduksi pria. Patahnya itu diseritai dengan perasaan sakit yang hebat, pembengkakan, kekakuan.

Dalam satu riset tunjukkan jika ada 42 kasus fraktur Mr. P dengan mengklaim posisi berbahaya saat berhubungan seks yaitu pada posisi wanita diatas.

 

7. Tidak terkoneksi dengan otak
Lazimnya, semuanya yang kita kerjakan terkoneksi pada otak. Akan tetapi beda perihal dengan si Mr. P ini. Waktu pria tidak dapat mengatur saat alami ejakulasi, ini dikarenakan tidak menyertakan otak.

Tanda untuk ejakulasi datang dari generator ejakulasi di tulang belakang, serta sumsum tulang belakang berperan untuk mengkoordinasikan semuanya.

 

8. Panjang Mr. P tidak menentukan kemampuan ereksi
Sebuah riset pada 274 pria tunjukkan jika tidak ada hubungan pada panjang alat reproduksi pria dengan potensi ereksi. Akan tetapi, sebetulnya Mr. P sendiri dapat jadi membesar saat ereksi.

Panjang alat reproduksi pria di tiap-tiap negara juga berlainan. Akan tetapi potensi ereksinya juga dapat sama.