ZEDDO.ID – Pada umumnya, hormon testosteron pada pria diproduksi oleh testis, sedangkan pada wanita produksi hormon ini ada di ovarium dan kelenjar. Terdapat beberapa perbedaaan yang cukup jauh antara hormon testosteron pada pria maupun hormon testosteron pada wanita. Pada wanita, produksi hormon ini jauh lebih sedikit daripada pria, dan bahkan pada pria produksi hormon ini bisa meningkat hingga lebih dari 30 kali selama masa remaja dan awal dewasa.

Selain untuk kesehatan seksual semata, hormon testosteron juga memiliki fungsi yang lainnya. Berikut 6 manfaat hormon testosteron untuk pria :

1. Membantu Produksi Darah
Organ Jantung berperan dalam memompa darah dan menyuplai oksigen ke seluruh tubuh, dan hormon ini dapat membantu dalam memproduksi sel darah merah melalui sumsum tulang. Karena itulah orang dengan kadar hormon testosteron yang rendah kerap dikaitkan dnegan risiko gangguan kardiovaskular.

Ada sebuah riset yang dilakukan pada 83.000 pria, dan disimpulkan bahwa pria yang tingkat hormon testosteron normal 24% lebih kecil mengalami serangan jantung dan 36% lebih kecil mengalami stroke. Ada juga riset lainnya yang menyatakan bahwa terapi hormon testosteron dipercaya mampu melebarkan pembuluh darah pada organ jantung.

 

2. Mendukung Pertumbuhan Otot
Hormon testosteron bertanggung jawab dalam meningkatkan massa otot. Ini sangat berguna dalam mengontrol berat badan dan meningkatkan energi. Karena itu, pria dengan kadar hormon testosteron yang rendah sangat disarankan untuk mengkonsumsi asupan makanan yang lebih sehat untuk menurunkan massa lemak tubuh dan meningkatkan kekuatan otot.

 

3. Memperkuat Tulang
Hormon testosteron juga berperan besar dalam kepadatan mineral tulang. Penelitian menjelaskan jika kepadatan tulang seseorang semakin meningkat setelah diberi pengobatan testosteron dengan dosis yang cukup tinggi. Hal ini juga serupa dengan kasus penurunan kepadatan tulang yang terjadi pada pria yang menua.

Alasan menurunnya kepadatan tulang pada pria usia lanjut ialah karena produksi hormon testosteron yang mulai menurun. Dan ini berakibat pada tulang yang melemah dan osteoporosis pun dapat menyerang.

 

4. Meningkatkan Memori Verbal, Kemampuan Spasial, serta Penalaran Matematik
Ada sebuah penelitian yang telah menunjukkan bahwa pria dengan rasio total hormon testosteron yang tinggi mengalami penurunan risiko penyakit Alzheimer. Ada juga bukti lainnya berupa korelasi yang kuat antara testosteron dan kemampuan berpikir, seperti memori verbal dan kecepatan pemrosesan yang lebih cepat. Kadar hormon testosteron yang tetap terjaga pada pria dengan rentang usia 34 hingga 70 tahun juga menunjukkan peningkatan memori spasial.

 

5. Menstimulasikan Produksi Libido
Hormon testosteron pastinya berpengaruh pada gairah sesksual pria. Pria yang memiliki hormon testosteron yang tinggi biasanya memiliki aktivitas seksual yang lebih besar. Tapi, bukan berarti kadar testosteron yang rendah merupakan satu-satunya penyebab utama pada sejumlah gangguan seksual seperti halnya disfungsi ereksi.

 

6. Meningkatkan Mood
Kadar hormon testosteron yang rendah kerap kali dikaitkan dengan kehidupan yang tak sehat pada seorang pria. Salah satunya ialah depresi, kelelahan, mood yang menurun. Namun menurut beberapa studi, perubahan suasana hati akibat hormon testosteron biasanya hanya dialami oleh pria yang mengidap gangguan hipogonadisme, yaitu kondisi ketika hormon yang dihasilkan oleh organ testis pria berada di bawah kadar normal.