Kapan dan Tanda Tanda Masa Subur Pria

ZEDDO.ID – Berbeda dengan masa subur wanita yang dapat dihitung menggunakan kalender atau tanggalan tertentu, masa subur pria dapat diketahui melalui kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan. Sementara itu ada juga beberapa faktor lainnya yang bisa memengaruhi kesuburan seorang pria. Kira kira apa sajakah yang dapat memengaruhi masa subur pria itu ?

Bagi masyarakat awam, urusan kesuburan merupakan masalah wanita. Namun pada faktanya pria juga memiliki masa subur pria yang memiliki potensi untuk menentukan berhasil atau tidaknya kehamilan pada wanita. Akan tetapi masa subur pria ini tidak sama dengan masa subur wanita yang sudah banyak diketahui oleh masyarakat luas. Bagi pria, masa subur pria itu merupakan kondisi dimana ia masih mampu menghasilkan sperma dalam kondisi atau kualitas yang baik dan jumlah yang cukup.

Kapan Masa Subur Pria Itu ?

Jika bertanya mengenai kapan masa subur pria, pada dasarnya masa subur pria itu terjadi selama pria tersebut dapat menghasilkan cairan sperma yang berkualitas dan memiliki jumlah yang cukup, selain itu mampu juga dalam membuahi sel telur dengan alami maka dikatakan masih dalam kondisi subur. Kapan masa subur pria itu dapat diukur melalui sperma yang dihasilkan.

Tanda Tanda Masa Subur Pria

Sebenarnya pria selalu dalam kondisi yang bisa dikatakan cukup subur, namun ada juga beberapa hal yang bisa menandakan subur atau tidaknya seorang pria. Berikut ini beberapa indikasi atau tanda tanda masa subur pria yang perlu diketahui.

Kuantitas Sperma
Masa subur pria bisa diindikasikan dari kuantitas sperma yang dihasilkan, jumlah sperma yang dihasilkan saat berejakulasi sangat penting pengaruhnya terhadap keberhasilan membuahi sel telur pasangan. Idealnya sendiri biasanya seorang pria dapat mengeluarkan sekitar 15 juta sel sperma dalam per mililiternya (15 juta per/ml) dalam sekali ejakulasi saja. Jika jumlahnya kurang dari 15 juta maka persentase peluang terjadinya kehamilan pun juga dapat menurun.

Pergerakan Sperma
Pergerakan sperma yang baik yaitu bergerak dengan gesit agar dapat segera sampai di sel telur. Dan sebelum dapat membuahi sel telur pasangan, sel sperma harus dapat hidup saat berenang menuju leher rahim, ke rahim, dan saluran tuba. Inilah yang menjadi indikasi lainnya dari masa subur pria, yaitu pergerakan sel sperma yang baik. Dan agar peluang kehamilan bisa terjadi, paling tidak sekitar 40% dari sel sperma harus memiliki pergerakan yang baik.

Struktur Sperma
Pada normalnya, struktur dan bentuk sperma pria itu terdiri dari bagian kepala yang memiliki bentuk oval dan memiliki ekor yang panjang. Bentuk ini mendukung pergerakan sperma dalam menuju sel telur untuk pembuahan. Masa subur pria ditandai dengan memiliki lebih dari sekitar 50% sperma yang memiliki bentuk normal. Dengan memiliki struktur sperma yang baik, akan membantu meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Hormon
Masa subur pria berkaitan juga dengan hormon testosteron. Sebab apabila pria memiliki kadar hormon testosteron yang rendah ini akan mengakibatkan masalah ketidaksuburan pada seorang pria.

Hal yang Memengaruhi Masa Subur Pria

Selain beberapa tanda tanda masa subur pria diatas, ada juga beberapa hal yang menunjang masa subur pria dewasa. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan hal yang dapat memengaruhi kualitas sperma dan mengganggu kesuburan pria dewasa :

Faktor Usia
Cukup banyak pasangan di masa kini yang memilih untuk menunda kehamilan dengan alasan masih ingin fokus dengan karirnya. Padahal masa subur pria dan kualitas sperma yang baik itu akan menurun seiring dengan menuanya usia seseorang pria. Umumnya masa subur pria akan kian menurun saat memasuki usia 40 tahun.

Gaya Hidup
Disamping faktor usia, gaya hidup seseorang juga memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma pria. Contohnya pada pria yang sering merokok, spermanya tentu akan mengalami kerusakan karena zat yang ada dalam rokok. Selain itu, pria yang kerap minum alkohol juga berisiko pada kerusakan pada spermanya.

Pola Makan & Olahraga
Masa subur pria juga dipengaruhi oleh bagaimana pola makan dan aktivitas fisik seseorang. Melakukan pola makan yang baik dan sehat dan disertai aktivitas fisik, bisa membantu anda dalam menjaga kesehatan dan kualitas sperma anda. Bisa juga dengan menambahkan menu makanan yang dapat menambah sperma, seperti makanan yang kaya akan antioksidan tinggi, asam folat, zinc, dan selenium.

Hindari Penyakit Menular Seksual
Masa subur pria dapat terganggu oleh penyakit menular seksual (PMS) seperti chlamydia maupun gonore yang mengganggu proses pembuahan. Penyakit menular seksual chlamydia ini dapat memicu terjadinya pembengkakan serta timbulnya rasa sakit pada area skrotum.

Jadi sebagai pria anda tidak perlu risau perihal kapan masa subur pria, tetapi bagaimana menjaga agar kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan tetap optimal. Selain itu, peluang terjadinya kehamilan juga dipengaruhi oleh masa subur wanita.