ZEDDO.ID – Disfungsi ereksi adalah salah satu gangguan seksual pria yang cukup banyak dialami para pria selain masalah ejakulasi dini. Selain masalah ejakulasi dini pada pria, gejala disfungsi ereksi ini juga salah satu diantara gangguan seksual lain yang meresahkan banyak pria dewasa yang menyebabkan tidak tercapainya kepuasan seksual dengan pasangan. Lalu apa penjelasan dari disfungsi ereksi tersebut dan adakah cara mengatasi disfungsi ereksi pada pria ?

Disfungsi Ereksi Pria

Disfungsi ereksi adalah salah satu kondisi dimana seorang pria tidak dapat berereksi secara optimal atau tidak mampu menjaga ereksi dengan baik saat sedang berhubungan intim dengan pasangan karena adanya masalah (disfungsi) yang menyebabkan ereksi sulit dialami pria, hal ini juga bisa disebut dengan penyakit impotensi. Umumnya masalah ini berkaitan dengan usia, karena pria yang mengalami masalah ini lebih banyak dialami pada mereka yang berusia lanjut atau usia 60 tahun keatas, namun ada juga pria dengan usia produktif yang mengalami masalah disfungsi ereksi ini, hal tersebut berkaitan dengan gaya hidupnya.

Gejala dan Penyebab Disfungsi Ereksi

Pada dasarnya gejala disfungsi ereksi yang utama ialah tidak mampu dalam mendapatkan ereksi maupun menjaga posisi ereksi tersebut hingga aktivitas seksual dengan pasangan berakhir. Sementara untuk penyebab disfungsi ereksi adalah berdasarkan dua faktor, yaitu faktor psikologis dan fisik. Apabila penyebab disfungsi ereksi karena faktor psikologis, maka kemungkinan dikarenakan mood yang berubah, depresi, cemas, hingga tidak percaya diri dengan performa seksual. Sedangkan penyebab disfungsi ereksi yang dikarenakan faktor fisik ialah seperti masalah kesehatan medis yaitu aterosklerosis, stroke, masalah diabetes juga memiliki hubungan dengan masalah disfungsi ereksi ini.

Selain itu penyebab disfungsi ereksi juga dikarenakan adanya gangguan aliran darah ke organ vital pria ataupun kerusakan saraf pada organ vital, dan juga masalah hormon. Disamping itu, gaya hidup bebas yang tidak baik seperti merokok, konsumsi obat-obatan, dan alkohol juga memperburuk kesehatan dan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi pada pria (khususnya pada pria usia lanjut). Beberapa jenis obat yang dapat memicu terjadinya disfungsi ereksi ialah obat antidepresi, antihipertensi, obat penenang, dan obat-obatan terlarang.

Hal yang Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Disfungsi Ereksi Pria

Terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami disfungsi ereksi, baik secara fisik maupun psikologis, beberapa diantaranya ialah :

  • Memiliki riwayat kondisi medis, terutama penyakit jantung dan diabetes.
  • Sering merokok, rokok tembakau dapat mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah yang membuat aliran darah menjadi lebih sedikit, akibatnya terjadilah kondisi kesehatan yang kronis yang dapat memicu masalah disfungsi ereksi.
  • Memiliki berat badan berlebih, khususnya bagi yang mengalami masalah obesitas.
  • Mengalami cedera sebelumnya, khususnya bila mengakibatkan rusaknya saraf atau pembuluh darah yang mengontrol ereksi pria.
  • Konsumsi obat obatan, banyak obat obatan yang dapat memicu disfungsi ereksi seperti antidepresi, obat penenang, anti hipertensi, dan obat lainnya.
  • Kondisi psikologis, baik itu berupa depresi, kecemasan, dan sebagainya.

Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi

Banyaknya pria yang mengalami masalah disfungsi ereksi ini membuat mereka merasa tertekan dan tidak dapat merasakan kepuasan seksual bersama pasangan mereka secara maksimal. Namun yang sebaiknya dilakukan ialah mencari cara mengatasi disfungsi ereksi ini, bukan hanya diam saja karena hanya mendatangkan stres yang memperburuk keadaan. Tenang, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi disfungsi ereksi yang tengah dialami, yaitu :

Memperbaiki Pola Makan
Masalah disfungsi ereksi pria dapat diatasi dengan memperbaiki pola makan, dengan mengurangi makanan dengan tingkat lemak jahat tinggi dan perbanyak konsumsi sayur, buah, serta biji-bijian.

Berolahraga Jogging
Melakukan aktivitas jogging setidaknya 3,5 kilometer setiap hari mampu membantu menurunkan risiko disfungsi ereksi dan memperbaiki kondisi impotensi pria, hal ini diketahui berdasarkan riset yang dilakukan pada tahun 2005. Dengan melakukan jogging, dapat menjaga berat badan tubuh dan melancarkan peredaran darah di tubuh, olahraga juga terbukti mampu meningkatkan produksi hormon endorphin yang memberikan rasa senang dan mengurangi depresi. Menjaga berat badan khususnya pada sekitar area perut agar tetap ideal dan tidak berlebih merupakan satu hal penting dalam mencegah dan mengatasi disfungsi ereksi pria.

Senam Kegel
Senam kegel pria sangat berguna dalam mengatasi disfungsi ereksi karena merupakan senam yang berfokus pada otot panggul dan area tubuh bagian bawah lainnya. Dengan melakukan senam kegel, dapat membantu seseorang dalam meningkatkan kekuatan otot bulbocavernosus yang berfungsi dalam melancarkan aliran darah ke organ vital selama ereksi.

Terapi Akupuntur
Seni pengobatan yang satu ini memang merupakan teknik pengobatan tradisional yang masih dilakukan hingga kini, terdapat banyak kegunaan pengobatan akupuntur ini mulai dari terapi untuk sakit punggung, depresi, hingga masalah disfungsi ereksi. Karena disfungsi ereksi dapat terjadi karena faktor stres ataupun depresi, maka akupuntur bisa membantu dalam mengatasinya. Dan berdasarkan riset yang ada, banyak orang yang cenderung memberikan tanggapan positif dengan menggunakan pengobatan ini.

Konsumsi Viagra Herbal Alami
Disfungsi ereksi juga bisa ditangani dengan konsumsi viagra, namun yang bersifat herbal nan alami, yaitu dengan konsumsi ginseng. Mengkonsumsi ginseng, terutama ginseng merah (red ginseng) yang dikenal sebagai viagra herbal mampu membantu meningkatkan fungsi seksual pria.