ZEDDO.ID – Masalah kegemukan berlebih atau obesitas adalah salah satu gangguan kondisi kesehatan yang cukup kronis yang disebabkan karena terjadinya penumpukan lemak didalam tubuh yang tinggi. Umumnya obesitas ini terjadi karena tingginya asupan kalori tubuh yang lebih banyak daripada aktivitas fisik yang membakar kalori, akibatnya lambat laun kalori tersebut akan bertumpuk dan semakin bertumpuk membentuk lemak. Jika ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama maka berat badan akan meningkat dan terjadilah obesitas tersebut.

Permasalahan obesitas ini pun semakin meningkat di dunia dan menjadi salah satu tantangan besar untuk mencegah pertumbuhan berbagai penyakit kronis lainnya didunia. Tidak hanya berdampak pada kesehatan, obesitas sendiri pun juga merusak penampilan yang menurunkan rasa percaya diri. Menurut riset data yang dilakukan WHO pada tahun 2016, ada sekitar 650 juta orang dewasa yang mengalami masalah obesitas.

Penyebab Obesitas

Penyebab terjadinya obesitas secara umum dikarenakan tingginya asupan kalori yang tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup untuk membakar kalori, akibatnya kalori yang tidak dipergunakan akan disimpan dan diubah menjadi lemak didalam tubuh hingga akhirnya terjadilah peningkatan berat badan hingga obesitas. Ada juga faktor lainnya, yaitu faktor genetik, efek samping obat, kurang tidur, hingga penambahan usia.

Dampak Obesitas Bagi Kesuburan Pria

Dampak obesitas tidak hanya merusak penampilan dan mengganggu kesehatan saja, dampak dari masalah obesitas ini juga memicu terjadinya penurunan kesuburan pria, salah satunya ialah terjadinya penurunan kadar hormon testosteron yang signifikan pada pria, kinerja otot menurun, serta kualitas sperma yang juga ikut menurun. Lalu apakah kualitas sperma bisa menurun akibat obesitas ini ?

Jawabannya ialah mungkin saja, karena masalah obesitas akan menurunkan kadar hormon testosteron pada tubuh pria dan penurunan ini secara tidak langsung pun akan menyebabkan jumlah sperma yang dihasilkan menurun. Disamping itu ada juga kemungkinan lain yaitu terganggunya sperma saat bergerak. Lebih lanjut lagi, kualitas sperma yang dihasilkan pria dengan obesitas juga dapat mengalami gangguan saat proses pembuahan. Yang akibatnya ialah sel telur yang dibuahi akan sulit berkembang dengan maksimal, peluang janin keguguran pun kian meningkat jika kualitas sperma yang dihasilkan tidak baik.

Terganggunya Fungsi Seksual Pria

Selain mengganggu kesuburan pria dewasa, masalah obesitas juga menyebabkan berbagai masalah fungsi seksual pria. Menurunnya fungsi seksual pria ini secara tidak langsung akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas sperma dan proses pembuahan sperma. Berikut ini beberapa gangguan fungsi seksual pria akibat obesitas :

Ejakulasi Dini
Gangguan fungsi seksual yang pertama ialah ejakulasi dini, salah satu gangguan seksual yang umum terjadi pada pria dewasa. Gangguan ini bisa terjadi pada orang yang mengalami obesitas karena kegemukan dapat mengganggu fungsi di pelvis, otot yang mengatur ejakulasi pada pria. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan kondom untuk mengurangi sensitivitas pada organ vital, dan juga menerapkan senam kegel.

Disfungsi Ereksi
Umumnya pria yang memiliki masalah obesitas cenderung alami disfungsi ereksi, dan hal ini membuat banyak pria kesulitan mencapai ereksi dan melakukan penetrasi. Ada juga yang dapat mengalami ereksi namun tidak secara maksimal dan mudah menurun (layu) karena adanya gangguan aliran darah. Sebenarnya disfungsi ereksi akibat obesitas bukanlah hal yang bersifat permanen, asalkan lemak di tubuh menurun. Namun pandangan orang pada umumnya hanya mau melakukan sesuatu secara instan saja.

Gangguan Prostat
Obesitas pada pria tentunya memiliki timbunan lemak di sekitar perut dan bokong. Dan timbunan lemak ini dapat menekan bagian prostat dan dapat terjadi iritasi yang mengganggu. Terjadinya gangguan prostat ini mengakibatkan para pria merasakan rasa sakit saat berejakulasi. Hal ini harus segera diatasi secepat mungkin karena terdapat berbagai masalah serius pada bagian prostat seperti pembengkakan pada prostat, hingga rawan terjadinya kanker prostat.

Cara Meningkatkan Kesuburan Pria

Terdapat cara meningkatkan kesuburan pria dan meningkatkan kualitas sperma yang dihasilkan, beberapa diantaranya dengan langkah-langkah dibawah ini :

Rutin Berolahraga
Berolahraga tentu hal yang paling disarankan untuk meningkatkan kesuburan pria, disamping itu obesitas dapat dihancurkan dengan berolahraga. Olahraga yang disarankan ialah olahraga angkat beban hingga berbagai jenis kardio, contohnya lari cepat. Sesuaikan olahraga dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak berlebihan guna menghindari terjadinya cedera.

Atur Pola Makan Sehari hari
Dengan mengatur pola makan agar tetap terjaga tentu akan menurunkan kadar lemak, selalu usahakan agar tidak terlalu banyak konsumsi kalori daripada membakar kalorinya. Konsumsi berbagai sayuran dan buah-buahan sehat yang rendah akan kalori namun tinggi akan serat.

Jaga Kebersihan Organ Vital
Sangat penting untuk menjaga kebersihan organ vital agar tidak kotor, organ vital yang tidak terjaga kebersihannya dapat mengundang berbagai macam bakteri untuk mendekat dan menginfeksi organ.