ZEDDO.ID – Bagi seorang pria, onani atau masturbasi merupakan sebuah hal yang umum dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual sendiri tanpa harus berhubungan intim secara langsung, hal ini dilakukan dengan merangsang alat vital mereka sendiri. Dan beberapa hal yang harus diketahui para pria adalah adakah manfaat onani dan efek samping onani tersebut ?

Tentu saja penting bagi pria untuk mengetahui kedua hal tersebut, hal ini bertujuan juga untuk menjaga kesehatan agar tetap prima dan tidak berdampak buruk pada kesehatan nantinya.

Adakah Efek Samping Onani Bagi Pria ?

Hingga kini banyak berbagai mitos yang tidak terbukti kebenarannya mengenai efek samping onani, mulai dari menyebabkan terjadinya jerawat, kebutaan, nyeri lutut hingga lutut kopong. Dan onani atau masturbasi sendiri umumnya dilakukan para pria dengan menyentuh, memijat ataupun menggosokkan alat vital agar mendapatkan rangsangan hingga terjadinya ereksi yang disertai orgasme, lalu terjadilah ejakulasi. Ejakulasi merupakan kondisi seorang pria yang mendapat orgasme sehingga mengeluarkan cairan semen (sperma).

Manfaat Onani Bagi Pria

Perlu diketahui bahwa dengan melakukan masturbasi atau onani ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pria, diantaranya ialah :

Menguatkan Otot Panggul
Dengan bertambahnya usia seseorang maka kekuatan otot juga akan menurun. Manfaat onani juga dapat membantu pria dalam menguatkan otot dasar panggul dan mencegah terjadinya disfungsi ereksi atau impotensi.

Meningkatkan Durasi yang Lebih Lama
Manfaat onani bagi pria juga membuat durasi bercinta lebih lama dengan menunda orgasme. Dengan melakukan masturbasi sekiranya satu jam sebelum melakukan hubungan intim akan membantu dalam mengontrol orgasme dan ejakulasi lebih baik.

Tingkatkan Kadar Hormon Kortisol
Manfaat onani juga dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, dengan meningkatnya hormon kortisol pada tubuh maka dapat membantu dalam mengendalikan stres. Stres dapat dikarenakan fisik maupun emosional, disamping itu juga manfaat onani dapat menjaga sistem imunitas tubuh walau dalam dosis yang sedikit.

Efek Samping Onani Bagi Pria

Terdapat banyak pria yang meyakini bahwa manfaat onani itu dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, meredam stres, dan juga meningkatkan produksi hormon endorfin. Namun ada juga efek samping onani jika sering dilakukan, diantaranya ialah :

Ejakulasi Dini
Seringnya melakukan onani atau masturbasi dapat memberikan masalah seksual yang salah satunya ialah ejakulasi dini. Efek samping onani berkali-kali sebelum berhubungan intim akan cenderung membuat pria tersebut kesulitan mencapai klimaks. Ada juga masalah lainnya dimana menurunnya sensitivitas dari orang lain dan lebih sensitif dengan sentuhan tangan sendiri. Dengan seringnya melakukan onani dapat memicu terjadinya kulit yang lecet hingga pembengkakan pada organ vital karena tidak menggunakan pelumas.

Iritasi Kulit & Fraktur Pada Organ Vital
Meskipun melakukan masturbasi merupakan aktivitas seksual yang aman, dan tidak berisiko terkena penyakit menular seksual seperti HIV karena melakukan sendiri, tetapi efek samping onani atau masturbasi ini bisa menyebabkan terjadinya iritasi kulit jika terlalu sering dilakukan apalagi jika secara kasar. Dan yang bahayanya lagi ialah jika terjadinya fraktur pada organ vital sebab akibat memaksa membengkokkan organ vital saat tengah ereksi, hal ini bisa membuat organ vital mengalami pembengkakan nantinya.

Merasa Bersalah
Ada juga efek samping onani lainnya secara psikologis, yaitu perasaan bersalah dan menyesal. Hal ini dikarenakan menyangkut kepribadian seseorang mengenai agama, moral, dan nilai-nilai lainnya yang membuatnya merasa malu telah melakukan kegiatan seksual tersebut. Selain itu, perasaan bersalah yang ditimbulkan juga dapat menyebabkan berbagai dampak psikosomatis, contohnya seperti sakit kepala, sakit punggung, hingga sakit kronis.

Mempengaruhi Unsur Kimia Dalam Tubuh
Efek samping onani lainnya yang berbahaya ialah dapat mempengaruhi otak serta berbagai unsur kimia didalam tubuh. Hal ini karena terjadinya kelebihan produksi neurotransmitter serta hormon seks. Jenis efek yang dirasakan bisa saja berbeda pada setiap individu, dengan seringnya melakukan onani atau masturbasi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, diantaranya ialah rasa kelelahan, rasa sakit atau nyeri pada bagian testis, rambut yang rontok, bahkan nyeri pada panggul.

Masturbasi Kompulsif
Masturbasi kompulsif akan mempengaruhi kehidupan seseorang karena menjadi sebuah kebiasaan. Misalnya mungkin bagi beberapa pria yang melakukan masturbasi atau onani sebanyak enam kali sehari merasa biasa saja dan merasa produktif, akan tetapi lain lagi bagi sebagian pria lainnya yang malah merasa sebaliknya. Sebab jika seorang pria tidak mampu menyeimbangkan antara hasrat dengan kebutuhan pribadinya, hal ini hanya akan memberikan dampak negatif saja bagi pekerjaan, harga diri, hubungan rumah tangga, dan lain-lain.

Memicu Kanker Prostat
Riset menunjukkan bahwa efek samping onani berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Tetapi tidak sebaliknya, jika pada pria berusia lanjut melakukan onani dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat. Meskipun begitu, hal ini masih harus diteliti lebih lanjut agar dapat dipastikan dengan baik.

Pada dasarnya baik itu manfaat onani maupun efek samping onani itu bergantung pada pola hidup dan kebiasaan hidup sehari-hari, agar dapat menghindari berbagai efek samping onani diatas, tentu harus menghindari yang namanya masturbasi berlebih. Lakukanlah secukupnya bukan sebutuhnya, dengan begitu manfaat onani pun bisa dirasakan.