Bagaimana Cara Memuaskan Istri Menurut Islam

ZEDDO.ID – Di dalam agama Islam, semua aspek telah diatur dengan baik, termasuk mengenai hubungan pasutri sekalipun. Terdapat beberapa cara memuaskan istri menurut islam yang perlu diketahui. Sebagaimana memang Rasulullah menyunahkan seorang pria dan wanita untuk menikah sebagai salah satu bentuk ibadah dan juga untuk melindungi diri dari perbuatan zina yang diharamkan oleh Allah SWT. Dengan menikah juga dapat membantu mendalami ilmu islam dan mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Cara Memuaskan Istri Menurut Islam

Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum dan saat hendak berhubungan intim serta cara memuaskan istri menurut islam, silahkan disimak ulasannya.

Membersihkan Tubuh
Salah satu cara memuaskan istri menurut islam sebelum berhubungan intim ialah dengan membersihkan tubuh terlebih dahulu dengan mandi. Sebagaimana kita ketahui pula bahwa Rasulullah telah mengajarkan kepada kita untuk menjaga kebersihan diri karena kebersihan merupakan sebagian dari iman. Pada saat berhubungan intim dengan istri, tentu bau badan yang tidak sedap dapat mengganggu sesi bercinta dan menurunkan gairah dan mood istri nantinya.

Menggunakan Pakaian yang Disukai Pasangan
Setelah selesai membersihkan diri, disunahkan untuk merias diri dengan menggunakan pakaian yang disukai oleh pasangan serta memakai wangi-wangian, hal ini juga berguna sebagai salah satu cara memuaskan istri sebelum hendak berhubungan intim.

Melakukan Sholat Sunnah
Sebelum memuaskan istri menurut islam, hendaklah melakukan sholat sunnah dua rakaat bagi keduanya bersama-sama agar dapat terhindar dari berbagai macam bisikan dan godaan dari setan yang terkutuk. Sholat sunnah dua rakaat ini juga dapat meningkatkan hubungan semakin baik dan mengharapkan keridhaan dari Allah SWT.

Melakukan Pemanasan
Salah satu cara memuaskan istri menurut islam ialah dengan melakukan pemanasan atau ‘foreplay’ yang berguna untuk membuat istri atau pasangan semakin ‘on fire’ dan sesi berhubungan intim semakin nikmat. Disunahkan untuk memulai dari sentuhan hangat, pelukan dan juga cumbuan kepada sang istri.

Mengganti Gaya Berhubungan Intim
Berganti gaya berhubungan intim bisa menjadi satu cara memuaskan istri menurut islam, karena memang dalam islam tidak masalah untuk bergaya apa saja saat berhubungan intim dengan istri asalkan memang pada tempatnya (kemaluan istri). Baik mau dari depan ataupun belakang boleh saja, sebagaimana firman Allah SWT pada Q.S Al Baqarah ayat 223 yang berkata “Para istrimu seperti tanah tempat kamu bercocok tanam, maka dari itu hampirilah tanah tempat bercocok tanammu bagaimanapun kamu hendaki”. Tempat bercocok tanam yang dimaksud ialah bagian kemaluannya untuk mendapatkan keturunan.

Tidak Tergesa Gesa
Satu cara memuaskan istri menurut islam yang disunahkan dan penting untuk diperhatikan ialah untuk tidak tergesa-gesa dalam berhubungan intim dan menikmatinya. Sebab jika seorang pria atau suami hendak berhubungan intim dengan istri, tidaklah ia melakukannya dengan sifat tergesa-gesa hingga sang istri telah dalam keadaan siap. Begitu juga disaat seorang suami telah menyelesaikan hajatn atau kepuasan seksualnya itu, tidaklah ia tergesa-gesa dan meninggalkan istrinya hingga sama-sama telah terpenuhi hajatnya.

Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Berhubungan Intim Menurut Islam

Selain berbagai cara memuaskan istri menurut islam diatas, ada juga beberapa hal yang tidak diperbolehkan dalam islam untuk dilakukan pada saat berhubungan intim dengan pasangan. Berikut ini beberapa diantaranya.

Berhubungan Intim Pada Masa Haid
Masa-masa haid pada wanita merupakan sebuah masa dimana mereka sedang dalam keadaan kotor, dan tidak dianjurkan bagi seorang suami untuk berhubungan intim dengan istri pada masa haid tersebut. Sebagai seorang pria tentu terkadang sulit untuk menahan hasrat seksualnya untuk bermesraan dengan pasangan, meski tidak dapat berhubungan intim, namun hal lainnya masih diperbolehkan selain di tempat terjadinya haid, seperti memeluk dan bercumbu selain di tempat terjadinya haid.

Berhubungan Intim Melalui Dubur
Sebagaimana telah disebutkan pada Q.S Al Baqarah ayat 223 sebelumnya bahwa istri seperti ladang tempat suami bercocok tanam, maka janganlah seorang suami melakukan hal tersebut (berhubungan intim) di dubur istri. Rasulullah pernah bersabda yang artinya “Barang siapa yang menggauli istrinya ketika sedang haid atau melalui duburnya, maka sebenarnya ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad”. (HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi, dan lainnya yang sudah dishahihkan Syaikh Al Abani pada Shahih Sunan Abu Dawud).

Menyebarkan Rahasia Di Ranjang Dengan Pasangan
Hal lainnya yang tidak boleh dilakukan ialah menyebarkan rahasia di ranjang. Rasulullah bersabda yang berarti “Kalau sebenarnya antara manusia-manusia, yang paling tidak baik kedudukannya disamping Allah SWT di hari kiamat merupakan lelaki yang mendatangi istrinya, serta selesai istrinya memuaskan dirinya, selanjutnya dia sebarkan rahasianya itu.” (HR. Muslim dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu’anhu).

Itulah beberapa diantaranya mengenai tips bagaimana cara memuaskan istri menurut islam dalam berhubungan intim yang perlu untuk diketahui para pria dan apa saja yang tidak boleh dilakukan pada saat berhubungan intim dengan pasangan. Semoga bermanfaat.